Komisi I DPRD Medan Prihatin Banyak Alumni IPDN Tidak Dapat Tempat di Medan
Medan (Tajukpos) - Komisi I DPRD Medan mengaku prihatin dengan banyaknya lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kota Medan yang tidak mendapatkan tempat di Pemko.
"Banyak lulusan IPDN Kota Medan tak mendapatkan tempat di Pemko Medan. Malahan mereka banyak diterima di luar daerah. Kita mendorong agar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan bekerja tanpa ada intervensi dari yang lain", ujar Anggota Komisi I DPRD Medan Abdul Rani dalam rapat dengar pendapat dengan BKD yang dipimpin Ketua Komisi Rudiyanto Simangunsong SPdI.
Anggota Komisi I lainnya, Parlin Sipahutar SH MH mempertanyakan banyaknya jabatan fungsional yang kosong, seperti lurah. Untuk memperlancar urusan, diharapkan agar Kepala BKD secepatnya mengisi jabatan kosong itu, ujarnya.
Sementara itu, Politisi PDI Perjuangan Margareth dalam kesempatan itu menawarkan pejabat dari daerah lain yang potensial untuk dimasukkan ke Kta Medan. Dicontohkannya, suaminya yang merupakan kepala bidang (Kabid) di salah satu dinas di daerah Dolok Sanggul.
Selain memiliki kemampuan, juga saat ini jauh dari keluarga. “Perlu dipertimbangkan untuk pindah ke Kota Medan,” ujar wakil Ketua F-PDI Perjuangan DPRD Medan itu dalam RDP tersebut.
Menanggapi itu, Kepala BKD dan Pengembangan SDM Pemko Medan Muslim Harahap menyebutkan bahwa pemindahan, pengangkatan dan pemberhentian pegawai tidak hanya semata datang dari pihaknya.
"Kita tidak bisa langsung mengambil tindakan untuk melakukan pemindahan, pengangkatan dan memberhentikan pegawai. Karena semuanya harus ada izin dari Kemendagri", jelasnya.
Terkait alumni IPDN, Muslim menyebutkan saat ini 80 persen alumni telah punya jabatan di Pemko Medan. “Bagi yang belum, kita masih terus melakukan pembinaan,” ujarnya. (s1)